counter

Monday, 6 April 2015

DESIGN INTERIOR

Adalah seni atau proses merancang dekorasi interior ruang atau bangunan. Sedangkan
Seorang Designer interior adalah seseorang yang mengkoordinasikan dan mengelola proyek-proyek tersebut. Designer interior adalah profesi beragam yang mencakup pengembangan konseptual, harus mampu berkomunikasi dengan pihak proyek dan manajemen dan pelaksana dalam mengimplementasikan desain.

Design Interior juga berarti Ilmu yang mempelajari tentang perancangan suatu karya seni yang ada di dalam suatu bangunan dan digunakan untuk memecahkan masalah manusia. Salah satu bidang studi keilmuan yang didasarkan pada ilmu desain, yang bertujuan untuk dapat menciptakan suatu lingkungan binaan (ruang dalam) beserta elemen-elemen pendukungnya, baik fisik maupun nonfisik. Sehingga kualitas kehidupan manusia yang berada didalamnya menjadi lebih baik.

Perancangan interior meliputi bidang arsitektur yang melingkupi bagian dalam suatu bangunan. Contoh : Perancangan interior tetap, bergerak, maupun decoratif yang bersifat sementara

Misalkan pada pekerjaan desain dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu:
Pertama, perancangan interior tetap, perancangan desain interior mulai dari merencana denah existing bangunan, lay-out, floor plan, ceiling plan, potongan, aksonometri, detail, perspektif, maket, animasi, dan teknis presentasi lainnya.

Kedua, perancangan interior bergerak (moveable), perancangan desain interior yang bersifat mikro, misalkan pembuatan desain furniture, desain produk, desain landscape interior, handycraft, dll.

Ketiga, perancangan decoratif, perancangan yang bersifat menghias, misalkan mendesain hiasan pesta pernikahan, mendesain pesta ulang tahun, dll.

Dalam penataan ruang interior hal-hal yang terkait seperti :
·         Furniture
·         Cermin
·         Lukisan
·         Armatur Lampu
·         Tanaman Indoor
·         Partisi 
·         Cat Dekoratif
·         Wallpaper, dll

Didalam bidang desain interior, ada beberapa hal yang memiliki prinsip, yaitu:
1.    Proporsi serta skala, prinsip ini selalu berhubungan dengan bentuk dan ukuran agar terlihat lebih seimbang
2.    Warna, dengan warna akan mempengaruhi psikologis anda yang berada pada ruangan tersebut.
3.    Focal point atau bisa juga disebut dengan daya tarik ruangan misalkan posisi pintu atau jendela.
4.  Ritme, merupakan pengulangan semua pola tentang visual, bisa juga didefenisikan sebagai pergerakan terorganisir. 
5.    Detail, yakni pemilihan sakelar, letak pot bunga, tata cahaya pada suatu ruangan.
6.    Keseimbangan

Profesi sebagai Designer interior tidak cukup jelas dan proyek-proyek yang dilakukan oleh Designer interior pun sangatlah bervariasi. Namun, tetap ada perbedaan antara istilah yang berhubungan dengan ruang lingkup pekerjaan yang dilakukan, juga tergantung kepada tingkat pendidikan yang dicapai, dan sering, akreditasi profesional sebagai Designer interior.

Design interior lebih kepada penekanan dalam perencanaan, desain fungsional dan efektif dalam penggunaan ruang yang tercakup. Seorang Designer interior juga dapat melaksanakan proyek-proyek yang termasuk mengatur tata letak dasar ruang dalam bangunan serta proyek-proyek yang membutuhkan pemahaman tentang isu-isu teknis seperti akustik, pencahayaan, suhu, dll. mereka juga sering bekerja secara langsung dengan perusahaan arsitektur.

ada juga beberapa Designer interior juga  mengkhususkan dirinya dalam jenis tertentu dari design interior untuk mengembangkan pengetahuan teknis dan skil-nya. 
Jenis design interior meliputi desain perumahan, desain komersial, desain perhotelan, desain kesehatan, desain universal, desain pameran, branding spasial, dll. 

Profesi sebagai seorang Designer interior relatif baru, terus berkembang mengikuti zaman. menjadi sebuah bentuk seni yang konsisten berubah dan berkembang, memanjakan mata dan rasa.

No comments:

Post a Comment